897 Santri Kubu Raya Jalani Swab Antigen dan GeNose

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan tinjau langsung kegiatan Rapid Diagnostic Test Antigen (RDT-Ag) dan deteksi Covid-19 dengan screening GeNose C-19 bagi para santri, di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Jumat (28/5).

Kehadiran Bupati Muda Mahendrawan untuk memastikan pengambilan RDT-Ag dan screening Covid dan GeNose C-19 terhadap ratusan santri yang akan kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes) berjalan dengan lancar.

Pengambilan RDT-Ag dan test screening GeNose santri ini, sudah dilakukan sejak tanggal 25 Mei lalu, setelah surat edaran tentang pemeriksaan RDT-Ag dan GeNose untuk santri Ponpes, baik di Kalbar maupun ke pulau Jawa dikeluarkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan mengatakan, hari ini hingga pukul 10.30 WIB sudah terdapat 287 santri yang sudah dilakukan rapid tes screening yang akan dipergunakan untuk santri melanjutkan pendidikan ke Ponpes di pulau Jawa. Sedangkan screening GeNose dilakukan untuk santri yang menimba ilmu di Ponpes yang ada di Kalbar. Hingga hari ke-3, pihaknya sudah mengambil 897 Swab Antigen dan GeNose.

"Sebelum di GeNose, para santri lebih dulu digunakan swab antigen. Dengan harapan semua santri bisa lebih mudah, aman dan nyaman di bandara sehingga tidak tergesa-gesa. Hari ini, kita juga melakukan screening GeNose bagi santri yang akan pulang di Ponpes yang ada di Kalbar," kata Marijan saat mendampingi Bupati Kubu Raya.

Marijan menuturkan, swab antigen akan dilakukan sebelum hari keberangkatan. Hal ini untuk mengantisipasi santri terlambat keberangkatan seperti yang terjadi beberapa hari lalu terlantar akibat terlalu lama menunggu hasil test GGeNose dan swab.

“Untuk santri yang pulang ke Jawa, kita tidak melakukan testing GeNose di bandara, karena setiap orang memerlukan waktu 5 menit untuk mengetahui hasil screening COVID nya. Jika ada 12 orang tentunya memerlukan waktu 1 jam. Kondisi itu tentu akan menghambat proses pengambilan sampel," ucapnya.

Ditempat yang sama Bupati Muda Mahendrawan mengatakan, untuk proses kepulangan santri yang akan pulang ke Ponpes di Jawa ini, tahun ini Pemkab Kubu Raya memfasilitasi kepulangan sebanyak 3000 santri  dengan rapid test dan testing GeNose.

“Langkah ini dilakukan untuk membantu dan memastikan sudah terdeteksi negatif saat santri kembali ke pondoknya. Inilah merupakan satu diantara upaya kita, agar semuanya merasa tenang. Langkah ini juga untuk membuat para santri ini sudah siap pulang ke pondok pesantren, baik yang ada di pulau Jawa maupun yang ada di Kalbar," kata Muda Mahendrawan.

Muda sangat mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan bersama semua jajarannya yang bekerja ekstra melayani dengan baik, terutama pengambilan swab antigen dan testing GeNose bagi para santri ini. 

"Untuk semua pimpinan pondok pesantren maupun orang tua santri, diharapkan saling bekerjasama agar bersama-sama dengan menyikapi kondisi yang saat ini berkembang.

“Sebelum pulang ke Ponpes ke pulau jawa, sehari sebelumnya kita tetap melakukan swab antigen bagi santri. Ini dilakukan untuk mengantisipasi keterlambatan. Sedangkan santri yang Ponpesnya di wilayah Kalbar cukup dengan testing GeNose," ucapnya. (Syam)

JARINGAN SKPD